Tetaplah seperti ini,
Menjadi paling berharga di waktu yang tak pernah aku duga.
Yang tetiba ada bersamaku di ujung dermaga,
Menyemburatkan rindu pada senja yang jingga.
Tetaplah seperti ini,
Menjagaku di kedalaman cinta yang paling diam,
Mengakar di palung jiwa yang paling terjal,
Menjadi daun di pipimu yang sangat kukenal.
Tetaplah seperti itu,
Bertahan dalam kejauhan, yang sering tak bias kurengkuh.
Sebab bersamamu, bias membuatku sehilangan kekuatan.
Aku benci hal itu.
Aku juga tak mau, kau yang harus menanggung semuanya,
Semua rasa yang mungkin saja akan kusia-siakan
Jadi, tetaplah seperti itu.
Teduh Baga
11: 58
15 April ‘15
Tidak ada komentar:
Posting Komentar